JAKARTA - Memasuki hari pertama puasa Ramadan 1447 H, layanan KRL Jogja–Solo pada Rabu, 18 Februari 2026, tetap berjalan normal tanpa perubahan jadwal.
Moda transportasi ini masih menjadi pilihan utama masyarakat yang beraktivitas di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Solo Raya.
Dengan tarif yang tetap terjangkau, yakni Rp8.000 untuk sekali perjalanan, KRL Jogja–Solo menawarkan solusi mobilitas yang efisien, cepat, sekaligus ramah lingkungan bagi ribuan penumpang setiap harinya.
Sejak dioperasikan secara konsisten, KRL Jogja–Solo dikenal sebagai salah satu jalur transportasi publik tersibuk di kawasan selatan Jawa Tengah.
Layanan ini tidak hanya menghubungkan pusat Kota Yogyakarta dengan Solo, tetapi juga melayani berbagai stasiun penyangga yang berada di sepanjang lintasan rel. Keberadaannya membantu masyarakat yang bekerja, bersekolah, hingga berwisata antarwilayah tanpa harus bergantung pada kendaraan pribadi.
Rangkaian perjalanan dimulai dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Stasiun Lempuyangan. Setelah itu, kereta melintasi sejumlah stasiun seperti Maguwo, Brambanan, Srowot, Klaten, Ceper, Delanggu, Gawok, dan berakhir di Stasiun Palur sebagai tujuan akhir. Jalur ini menjadi koridor penting yang menghubungkan dua kota besar beserta kawasan penyangganya.
Frekuensi keberangkatan yang tinggi setiap hari memberikan keleluasaan waktu bagi penumpang. Selain memangkas waktu tempuh dibandingkan perjalanan darat melalui jalan raya, KRL Jogja–Solo juga membantu mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur Yogyakarta–Solo yang kerap padat, terutama saat akhir pekan maupun musim liburan.
Berikut jadwal lengkap perjalanan KRL Jogja–Solo pada Rabu, 18 Februari 2026.
Keberangkatan dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Lempuyangan
Dari Stasiun Tugu Yogyakarta, perjalanan dimulai sejak pukul 05.05 WIB. Jadwal keberangkatan berikutnya adalah 06.00, 07.05, 07.54, 08.49, 10.56, 12.07, 13.57, 15.01, 16.10, 17.35, 18.08, 20.15, 21.20, dan 22.35 WIB.
Sementara itu, dari Stasiun Lempuyangan, jadwal keberangkatan dimulai pukul 05.10 WIB, kemudian 06.06, 07.10, 07.59, 08.54, 11.01, 12.12, 14.02, 15.06, 16.15, 17.40, 18.13, 20.20, 21.25, dan 22.40 WIB.
Jadwal pagi yang padat ini memudahkan pekerja dan pelajar yang harus tiba lebih awal di Solo maupun wilayah penyangga. Sementara jadwal siang hingga malam hari memberikan alternatif perjalanan pulang dengan pilihan waktu yang fleksibel.
Keberangkatan dari Maguwo hingga Klaten
Dari Stasiun Maguwo, kereta berangkat pukul 05.17, 06.13, 07.17, 08.06, 09.01, 11.08, 12.19, 14.10, 15.13, 16.22, 17.47, 18.20, 20.27, 21.32, dan 22.47 WIB.
Stasiun Brambanan melayani keberangkatan pada pukul 05.26, 06.21, 07.25, 08.14, 09.09, 11.16, 12.27, 14.19, 15.22, 16.30, 17.55, 18.28, 20.36, 21.40, dan 22.56 WIB.
Dari Stasiun Srowot, jadwalnya adalah 05.33, 06.28, 07.32, 08.21, 09.16, 11.23, 12.34, 14.26, 15.29, 16.37, 18.01, 18.35, 20.43, 21.47, dan 23.03 WIB.
Sementara itu, keberangkatan dari Stasiun Klaten tercatat pada pukul 05.40, 06.35, 07.39, 08.28, 09.23, 11.30, 12.41, 14.33, 15.36, 16.44, 18.08, 18.42, 20.50, 21.54, dan 23.10 WIB.
Wilayah Klaten dan sekitarnya menjadi salah satu titik dengan mobilitas tinggi karena banyak penumpang yang beraktivitas lintas kota setiap harinya.
Keberangkatan dari Ceper hingga Gawok
Dari Stasiun Ceper, jadwal keberangkatan adalah 05.49, 06.44, 07.48, 08.37, 09.32, 11.39, 12.50, 14.42, 15.45, 16.53, 18.17, 18.51, 20.59, 22.03, dan 23.19 WIB.
Stasiun Delanggu melayani perjalanan pada pukul 05.56, 06.51, 07.55, 08.44, 09.39, 11.46, 12.57, 14.49, 15.52, 17.12, 18.24, 18.58, 21.06, 22.10, dan 23.26 WIB.
Dari Stasiun Gawok, jadwal keberangkatan adalah 06.03, 06.57, 08.01, 08.51, 09.45, 11.52, 13.03, 14.56, 15.58, 17.18, 18.30, 19.04, 21.12, 22.17, dan 23.33 WIB.
Stasiun-stasiun ini menjadi simpul penting bagi warga Solo Raya yang bekerja di Yogyakarta maupun sebaliknya.
Tiba di Stasiun Palur (Tujuan Akhir)
Sebagai tujuan akhir, Stasiun Palur menerima kedatangan kereta pada pukul 06.26, 07.20, 08.29, 09.18, 10.12, 12.18, 13.30, 15.21, 16.25, 17.45, 18.57, 19.28, 21.40, 22.43, dan 00.00 WIB.
Rentang waktu kedatangan yang tersebar dari pagi hingga tengah malam memberikan kemudahan bagi penumpang dengan berbagai kebutuhan perjalanan. Baik untuk kepentingan pekerjaan, pendidikan, maupun kegiatan sosial dan wisata, jadwal ini dirancang agar tetap merata sepanjang hari.
Tarif Terjangkau dan Mobilitas Ramadan
Dengan tarif Rp8.000 untuk sekali perjalanan, KRL Jogja–Solo tetap menjadi moda transportasi favorit masyarakat. Biaya yang ekonomis ini sangat membantu, terutama di awal Ramadan ketika kebutuhan rumah tangga cenderung meningkat.
Selain itu, operasional yang tetap normal pada 18 Februari 2026 memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas seperti biasa tanpa kendala transportasi.
Keberadaan KRL ini juga berkontribusi dalam mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, sehingga membantu menekan kepadatan lalu lintas dan emisi kendaraan di jalur Yogyakarta–Solo.
Dengan jadwal yang tersebar merata sepanjang hari, layanan KRL Jogja–Solo pada Rabu, 18 Februari 2026 memberikan fleksibilitas perjalanan bagi pekerja, pelajar, maupun wisatawan yang beraktivitas di Yogyakarta, Solo, dan wilayah penyangga di sepanjang lintasan rel tersebut.